UMKM Mulai Tinggalkan Marketplace, Biaya Admin dan Retur Dinilai Makin Mencekik Seller
Banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai meninggalkan marketplace karena merasa biaya admin, ongkos retur, dan biaya layanan e-commerce semakin memberatkan.
Fenomena seller marketplace menjerit ini ramai dibicarakan setelah banyak penjual online mengaku keuntungan mereka terus menurun akibat tingginya potongan dari platform digital.
Kenaikan biaya admin marketplace, biaya iklan, ongkos kirim, hingga biaya retur membuat margin keuntungan seller online semakin tipis. Bahkan, banyak pelaku UMKM mengaku kesulitan bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.
Peneliti ekonomi digital dari INDEF, Fadhila Maulida, menilai kondisi ini menunjukkan perubahan besar dalam ekosistem ekonomi digital Indonesia.
Menurut Fadhila, jumlah seller marketplace saat ini tumbuh sangat cepat, tetapi tidak diimbangi dengan peningkatan daya beli masyarakat. Akibatnya, persaingan harga antar seller online menjadi semakin keras.
“Persaingan makin ketat, harga sulit naik, dan margin makin tertekan,” ujar Fadhila.
Selain itu, banyak UMKM disebut belum memiliki kemampuan digital yang kuat, seperti strategi pemasaran online, pengelolaan harga, hingga pemanfaatan data penjualan.
Di sisi lain, platform e-commerce kini mulai meninggalkan era subsidi dan promo besar-besaran. Marketplace mulai fokus mencari keuntungan bisnis sehingga berbagai biaya layanan kepada seller ikut meningkat.
Sekretaris Jenderal Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Budi Primawan, mengatakan industri e-commerce saat ini sedang mengalami penyesuaian model bisnis agar ekosistem digital tetap berkelanjutan.
Karena biaya marketplace yang terus naik, banyak seller online kini mulai beralih membuat website sendiri agar tidak terlalu bergantung pada platform e-commerce.
Fenomena UMKM meninggalkan marketplace ini dinilai menjadi tanda bahwa ekonomi digital Indonesia sedang memasuki fase baru yang lebih kompetitif dan menuntut pelaku usaha memiliki strategi bisnis yang lebih kuat.










Tinggalkan Balasan